Diskusi Panel: Pemandangan Umum Industri Film Indonesia 2019



Acara ini berbentuk diskusi panel dengan para pembahas dari pihak produser, investor dan pengusaha bioskop.

Pada Mei 2019, filmindonesia.or.id (FI) bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan diskusi terpimpin yang diikuti oleh para pelaku industri. 



Diskusi membahas tiga topik:

  • Pertumbuhan layar dan distribusi;
  • Keragaman konten dan investasi; dan
  • Pekerja film.


 

Analisis atas hasil diskusi akan dipresentasikan dalam kegiatan Akatara 2019.

 

Bioskop masih menjadi pilihan utama dalam distribusi film Indonesia. Jumlah bioskop dan layar terus bertambah setiap tahunnya. Pertanyaan yang menjadi fokus dalam diskusi adalah bagaimana pertumbuhan bioskop dan layar di Indonesia berkontribusi mendorong terbentuknya pola baru distribusi film yang tersebar di wilayah Nusantara.

 

Data FI tentang keragaman konten film masih menjadi menjadi tantangan. Bila keragaman secara sempit diartikan sebagai genre, film horor masih mendominasi layar lebar Indonesia. Keadaan tersebut memunculkan pertanyaan, bagaimana regulasi dan akses permodalan baru dapat mendorong produksi konten film yang lebih kaya ragam? Di tengah antusiasme untuk berkolaborasi dengan produser dan kreator lokal dan internasional dan mengembangkan ekosistem berbasis Hak Kekayaan Intelektual (HKI), apa tantangan dan peluang yang muncul dari tren tersebut terhadap keragaman konten?

 

Tema terakhir yang terangkum dalam buku saku adalah tentang pekerja film. Sebagai gambaran berdasarkan data yang ada, terjadi peningkatan jumlah pekerja film (technical operators, specialist, ataupun creator) berdasarkan gender. Pembahasan dilakukan seputar tentang ketersediaan pekerja film yang kompeten dan memetakan kebutuhan para pekerja di lingkungan kerja untuk bisa menopang industri film sendiri secara berkelanjutan.



Get Lastest News From Us.
Join Our Newsletter