Akatara 2019 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Dukungan Yang Diterima Peserta



Rangkaian Akatara 2019 resmi berakhir. Acara yang telah berlangsung sejak Kamis (19/9) di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, ditutup oleh Ricky Pesik Wakil Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). 

"Semoga kita bisa terus mengembangkan Akatara menjadi sebuah platform bersama untuk membangun ekosistem industri perfilman nasional yang lebih maju, modern, kuat, dan juga lebih kolaboratif ke depannya dengan berbagai aspek industri kreatif lainnya," harapnya (21/9). 

Pada kesempatan yang sama, rangkaian Asian Content Business Summit (ACBS) 2019 yang merupakan salah satu konten acara Akatara juga telah selesai. Pertemuan yang berlangsung selama tiga hari ini menghasilkan kesepakatan yang terangkum dalam 'Joint Statement of the 7th ACBS'. 

Perwakilan anggota ACBS sepakat membangun kerja sama antar pemerintah, institusi pendidikan, dan swasta untuk mengembangkan platform ACBS melalui co-training, co-production, co-distribution, co-finance, co-marketing, dan co-promotion yang bertujuan mengembangkan industri konten Asia.

Perwakilan anggota yang hadir akan bergabung untuk membuat konten dengan metode keberagaman budaya, ramah lingkungan, berkelanjutan serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru untuk semua tahap pembuatan konten, termasuk pra-produksi, produksi, pasca-produksi, distribusi, dan promosi.

Saat penutupan acara, Direktur Program Akatara 2019 Agung Sentausa menyampaikan, ada masukan dan juga permintaan dari berbagai pihak agar forum seperti ini lebih sering diadakan. Dirinya menambahkan diperlukan lebih banyak lagi dukungan dari korporasi, investor, dan stakeholders terhadap Akatara, karena ia percaya acara seperti ini mampu menguatkan ekosistem perfilman nasional untuk bersaing secara global.

Berikut adalah daftar 'Komitmen Dukungan' yang berhasil difasilitasi oleh Akatara 2019:

Dukungan dari Pusat Pengembangan Perfilman

  • Film Dokumenter Pendek Senandung Senyap mendapatkan pendukungan dana sebesar Rp 30.000.000 dipotong pajak

Dukungan dari Yayasan Super 8 mm

Memberikan komitmen pendukungan paska produksi kepada Film

  • Waliala
  • You and I

Dukungan dari Indonesian Film Editors atau INAFED

  • Banteng Batavia
  • Santri Fahri

Dukungan dari Cinevisi

  • Memberikan Komitmen post produksi berupa offline dan online editing serta colour grading kepada film Hari Ketujuh

Dukungan dari G16

  • Film Roda-Roda Nada

Dukungan dari Komisi Film Daerah

Komisi Film Siak

  • Mengunyah Sejarah
  • Besok Lulus
  • Festival Film Madani

Komisi Film Bandung

  • Chendol dan Dhawet
  • Mengunyah Sejarah
  • Besok Lulus
  • The Journey

Komisi Film Bojonegoro

  • Hari Ketujuh
  • Saat-saat Yang Sepele
  • Pulang
  • Pohon Permohonan
  • Chendol dan Dhawet
  • Mengunyah Sejarah

Komisi Film Banyuwangi

  • Chendol dan Dhawet
  • Mengunyah Sejarah

Dukungan dari ADM TEKNOLOGI berupa diskon kepada seluruh peserta Akatara 2019

Dukungan dari Viu

  • Pendukungan untuk proyek AKATARA 2019 Festival Film Aruh Kalimantan yang akan diadakan pada 8-10 November 2019 di Banjarbaru, Banjarmasin

Dukungan dari Goodworks

  • Pendukungan untuk MADANI Film Festival

From Book to Screen (inisiatif KBN - APROFI – BPI)

Ada 9 minat yang telah dicatat:

  • Shivers: 1 minat
  • Buku Panduan Matematika Terapan: 1 minat
  • Misteri Patung Garam: 1 minat
  • Kambing dan Hujan: 3 minat
  • Kami Bukan Sarjana Kertas: 1 minat
  • Enjah: 2 minat

Dukungan dari Tuta Lab

  • Teguh Triguna - Patung Ogoh-ogoh
  • Adin Hadiwidjojo - Kucing Hitam
  • Suryo Wiyogo - Mitos Wewe Gombel

(Y. I. Wicastya/spektakel.id)



Get Lastest News From Us.
Join Our Newsletter